Jerawat Karena Masker Hingga Operasi, Ini Dampaknya!

Jerawat Karena Masker Hingga Operasi, Ini Dampaknya!

Saat ini, tampaknya masker kain telah menjadi alat perang penting dalam menghadapi pandemi Covid-19. Pasalnya, COVID-19 dapat ditularkan melalui droplet, yang dapat dicegah dengan menggunakan masker saat berada di luar rumah atau menerima tamu. Namun, belakangan ini muncul kasus jerawat akibat masker. Hal tersebut dialami oleh Fahira Alfhi Diningrat, padahal jerawatnya sangat parah sehingga harus dioperasi sesuai anjuran dokter.

Kronologi Munculnya Jerawat Akibat Masker yang Dialami Fahira

Dalam video yang diunggah pemilik akun @apibaiq tersebut, Fahira menceritakan kronologi jerawat akibat masker hingga operasi yang dialaminya. Awalnya jerawat yang muncul di pipi kanan tampak normal seperti jerawat saat haid. Namun seiring berjalannya waktu, jerawat tersebut membesar hingga pipi kanannya menjadi bengkak. Ibunya mengira itu maag, jadi dia disarankan untuk menggunakan kentang dan bahan salep pada jerawatnya.

Tak kunjung membaik, Fahira memutuskan untuk memeriksakan jerwatnya ke dokter. Dokter mengatakan bahwa jerawat yang besar itu akibat infeksi yang diakibatkan pemakaian masker kain. Kulit sensitif Fahira mudah iritasi.

Dokter menyarankan untuk menjalani operasi untuk mengatasi jerawat besar tersebut. Fahira pun sepakat untuk melakukan operasi dalam dua hari ke depan sembari menunggu bengkak di pipinya mereda. Wah, kasus jerawat akibat masker ini cukup mengkhawatirkan juga ya Bu.

Operasi yang dilakukan oleh dokter meliputi penyuntikan dan pengangkatan kotoran seperti darah dan nanah. Fahira masih menggunakan perban usai operasi saat membuat video di akun tktoknya. Video ini viral dan telah ditonton lebih dari 2,8 juta orang serta memuat komentar berupa kalimat semangat untuk Fahira. Kini, video viral tersebut telah dihapus sehingga tidak bisa lagi diakses oleh netizen.

Lantas Bu, bagaimana tanggapan Anda terhadap kasus jerawat karena masker tersebut? Berikut tips dan trik menggunakan masker agar tidak menyebabkan iritasi atau jerawat pada kulit wajah.

Baca Juga: Jadi Favorit, Penggunaan Masker Scuba Dilarang Ma!

Pentingnya Menggunakan Masker Selama Pandemi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, topeng telah menjadi senjata utama saat pandemi Covid-19. Penggunaan masker dapat melindungi area hidung dan mulut yang merupakan pintu masuk droplet droplet dari lawan bicara. Selain itu, jika pengguna adalah penderita covid-19, masker berfungsi sebagai pelindung orang lain karena tetesannya akan terperangkap di dalam masker. Beberapa jenis masker efektif untuk mencegah Covid-19.

Masker kain 3 lapis

Masker kain merupakan salah satu masker yang bahannya mudah ditemukan yang bisa dibuat sendiri. Membuat masker kain tiga lapis di rumah akan membantu Ibu memangkas biaya. Kini, pemerintah telah mengumumkan bahwa masker kain yang efektif adalah tiga lapis. Bunda bisa menggunakan bahan yang ada dirumah untuk membuatnya, pastikan bahan tersebut nyaman agar tidak membuat pemakainya pengap.

Baca:  Solopos Hari Ini: Daerah Juga Kritis

Jika Anda memiliki kulit sensitif agar terhindar dari kasus jerawat akibat masker kain, Bunda bisa menggantinya dengan jenis masker lainnya.

Masker operasi

Masker bedah bisa menjadi alternatif untuk menghindari timbulnya jerawat karena masker. Meski dulunya langka dengan harga yang fantastis, masker bedah bisa kamu dapatkan di apotek atau toko swalayan terdekat. Tingkat efektivitas masker bedah baik dan biasa digunakan untuk tenaga medis yang tidak bersentuhan langsung dengan pasien Covid-19. Tapi, ingat, Ma hanya bisa digunakan sekali.

Masker n95

Harganya yang tinggi juga sebanding dengan fungsi dari pabrikan N95. Tidak hanya dapat memblokir percikan tetesan, masker N95 juga dapat memblokir partikel kecil di udara yang mungkin mengandung virus. Jenis masker ini digunakan oleh dokter atau tenaga medis yang memiliki kemungkinan kontak langsung dengan pasien Covid-19.

Dampak Penggunaan Masker Secara Berkelanjutan

dampak penggunaan topeng

Mengingat kasus jerawat karena masker ini, tentunya ada dampak dari penggunaan masker secara terus menerus, diantaranya:

  1. Sakit kepala, ini disebabkan oleh pengencangan tali masker. Biasanya hal ini terjadi pada tenaga medis yang memakai masker N95 berjam-jam
  2. Mengurangi oksigen dalam darah, penelitian (Blaylock) menunjukkan bahwa memakai masker N95 selama berjam-jam dapat mengurangi oksigenasi darah sebanyak 20 persen. Jika dianggap sepele, hal ini bisa meningkatkan risiko kehilangan kesadaran (pingsan).
  3. Ruam, seseorang dengan kondisi kulit sensitif berisiko mengalami ruam saat menggunakan masker terlalu lama
  4. Munculnya jerawat, hal ini biasanya dialami seseorang dengan wajah yang berminyak, berjerawat dan gunakan dandan terlalu tebal dan menutupi pori-pori.

Baca juga: Si Kecil Enggan Pakai Masker? Ikuti tips berikut ini, yuk!

Tips Meminimalkan Dampak Menggunakan Masker

Pandemi belum mengungkapkan akhir perjalanannya sehingga masker harus dipakai jika dipaksa bepergian. Maka dari itu, ada beberapa tips untuk meminimalisir dampak penggunaannya, termasuk menghindari kasus jerawat akibat masker, seperti berikut ini.

  1. Gunakan tabir surya sebelum menggunakan masker
  2. Pilih jenis make up yang tidak menutupi pori-pori
  3. Tetap bersihkan wajah Anda dengan benar setelah menggunakan masker
  4. Pilih bahan masker yang nyaman di kulit
  5. Selalu ganti masker setiap hari
  6. Pastikan untuk membilas masker kain dengan benar saat mencuci agar tidak ada sisa deterjen pada masker.

Meski tingkat pertumbuhan pasien Covid-19 di wilayah Anda tidak meningkat, pastikan Anda mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Selain itu, lakukan beberapa hal di atas untuk menghindari dampak negatif penggunaan masker yang terlalu panjang. Tetap aman, Bu!

Postingan Jerawat Akibat Masker Hingga Operasi, Ini Dampaknya! muncul pertama kali di Mamapapa.id.