Mama Bekerja? Ini Dia Tips Bagi Waktu dengan Anak PJJ

sumber: momdoesreviews.com

Adanya pandemi membuat hidup berubah. Yang belum berakhir hingga saat ini adalah sistem pembelajaran jarak jauh yang dilakukan anak-anak di rumah. Ini menjadi tantangan bagi semua pihak, baik siswa, guru, maupun orang tua. Selama pembelajaran jarak jauh (PJJ), mahasiswa dituntut untuk lebih fokus, mandiri dan mengesampingkan rasa bosan karena tidak ada teman seperti biasanya. Guru juga dituntut untuk melakukan berbagai cara agar anak dan orang tua memahami isi materi pelajaran, meskipun hanya melalui teks, foto, dan video dalam kelompok whatsaap dan aplikasi pembelajaran.

Begitu juga dengan orang tua di rumah, terutama bagi orang tua yang memiliki anak lebih dari satu. Sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) membuat orang tua tertantang untuk ikut serta belajar memahami isi materi sambil menjelaskannya kepada si kecil. Ini membutuhkan waktu, tetapi akan terbiasa seiring waktu. Beruntungnya Mams adalah ibu rumah tangga, jadi dia bisa langsung mengajari si kecil tentang materi pembelajaran. Lantas, apa yang harus dilakukan ibu pekerja di saat seperti ini?

Stres mungkin kata pertama yang mewakili segalanya. Tapi biarlah stresnya berlalu ya Bu, yuk intip beberapa tips membagi waktu antara bekerja dan anak sekolah secara online!

Bekerja Vs Mendampingi Anak-anak PJJ

kegiatan menyenangkan untuk anak-anak

Bagi Bunda yang bekerja di luar rumah, mungkin pembaruan sistem pembelajaran ini menjadi beban pikiran terutama bagi Bunda yang tidak memiliki asisten rumah tangga atau pengasuh.

Si kecil yang duduk di bangku kelas lima dan seterusnya mungkin bisa belajar dan mengerjakan tugas secara mandiri, selama diberikan fasilitas berupa alat komunikasi selama Mampaps tidak ada di rumah. Ketika mereka belum memahami materi pelajaran, anak-anak seusia ini sudah berinisiatif untuk bertanya kepada temannya, dan teman-temannya dapat menjelaskan dengan sederhana.

Namun bagi anak-anak yang duduk di bangku kelas empat ke bawah, hal ini menjadi perhatian jika tidak ada pendamping saat tidak mampu bekerja. Pada titik inilah Mampaps akan menyeimbangkan pekerjaan dengan mendampingi anak sekolah secara online.

Baca Juga: Bagaimana Kesehatan Mental Anak dan Orang Tua Selama PJJ?

Kontra dan kerugian dari sewa pengasuh dan les privat

Ada beberapa pilihan untuk ibu bekerja yaitu tetap bekerja dengan mengambil jasa bimbingan belajar privat, melanjutkan bekerja dengan mempekerjakan pengasuh khas Jawa, menitipkan si kecil kepada nenek atau kerabat, hingga mengundurkan diri dari kantor untuk membantu anak-anak PJJ.

Yang mana Bu? Beberapa pilihan tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Keuntungan Kekurangan
Sewa layanan pengasuh Si kecil ditemani sepanjang hari hingga Mampaps pulang kerja Tidak semua pengasuh bisa mendampingi anak PJJ.

Solusi: temukan pengasuh yang dapat mengajar materi sekolah pada saat yang sama (meskipun biayanya lebih tinggi)

Pelajaran privat Si kecil akan lebih mudah memahami pelajaran saat PJJ Tidak sepanjang hari untuk menemani si kecil

Solusi: tinggalkan si kecil dengan kerabat terdekat setelah les privat

Perawatan nenek Rawat dengan sangat hati-hati
  • Kurang bisa diandalkan dalam menjalankan tugas anak saat PJJ
  • Ada intervensi terkait urusan rumah tangga
  • Mama / ayah berpotensi stres mental saat ada mertua di rumah

Solusi: hubungi tutor privat, sabar dan tulus

Mengundurkan diri dari kantor Bisa menemani si kecil belajar dan mendidiknya layaknya orang tua kandung Penghasilan (gaji) berkurang

Solusi: buka bisnis dari rumah seperti jualan online, buka toko, dll.

Baca Juga: Belajar Online Bisa Bikin Pusing, Ini Tips Sukses Bersama ABK Saat Pandemi!

Tips Membagi Waktu Kerja dan Anak PJJ

  • Pulang tepat waktu. Ibu tahu bahwa Si Kecil di rumah sedang menunggu Ibu pulang dan bermain dengannya. Jangan pulang telat. Meskipun ada hal yang harus Anda lakukan saat pulang kerja, cobalah untuk memberi kabar pada si kecil.
  • Hindari bermain di ponselmu saat kamu pulang. Sesingkat mungkin dengan si kecil, sedapat mungkin diisi dengan pendekatan yang intim antara orang tua dan anak. Begitu juga saat akhir pekan, Mampaps bisa memanfaatkan waktu akhir pekan yang berkualitas bersama si kecil.
  • Pantau anak saat ibu berada di kantor. Telepon atau panggilan video saat istirahat akan membuat si kecil merasa diperhatikan dan dirindukan. Tanyakan juga padanya tentang aktivitas yang telah dan akan dilakukan.
  • Tinjau materi pelajaran Si Kecil. Merasa lelah saat Mampaps pulang kerja. Namun jangan sampai hal ini menjadi kendala bagi Mampaps untuk mereview materi pelajaran Si Kecil.
  • Buatlah jadwal dan jelaskan itu kepada rekan. Dibutuhkan jadwal yang agak detail agar aktivitas si kecil lebih terarah. Misalnya seperti jadwal belajar, makan, tidur siang, dan bermain. Sepakati jadwal si kecil di depan pendamping ya Bu.
  • Menyadari bahwa rumah adalah pendidikan utama bagi anak. Pandemi tersebut telah membawa banyak pelajaran, salah satunya adalah kesadaran bahwa sifat orang tua adalah guru pertama bagi anak dan bahwa rumah adalah sekolah terbaik bagi si kecil.

Baca juga: Aplikasi Edukasi untuk Menemani Anak di Rumah!

Manajemen waktu yang baik sangat diperlukan bagi para pekerja ibu. Tak hanya lelah dengan urusan kantor, Bunda juga tetap mengemban tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga. Begitu, Bu luar biasa! Semangat Bu!

Pos Working Mama? Berikut Tips Berbagi Waktu dengan Anak PJJ tampil pertama kali di Mamapapa.id.

Baca:  Perbandingan 5 Merk Baju Bayi Terbaik dan Harganya 2020!